Kebhinnekaan Puisi dalam Festival Musikalisasi

(Catatan Festival di Hari Puisi Indonesia)
Oleh Irman Syah

Musikalisasi Puisi:

MEMBICARAKAN Muskalisasi Puisi Indonesia dalam tahapan apresiasi dan selanjutnya menjadi pilihan profesi tentulah sebuah wacana yang luar biasa. Banyak kandungan persoalan dan makna yang tak terduga di dalamnya. Walau pun begitu, tidak banyak pula orang yang mampu mengungkapkannya dari mulai proses sampai teciptanya karya musikalisasi puisi itu dalam sebuah pertujukan yang standard.
BACA SELENGKAPNYA

Mempertanyakan Hakikat Kaum Intelektual

Oleh Irman Syah

Sebuah peristiwa bersejarah dalam perjalanan Bangsa dan Negara Indonesia pada  pertengahan Mei 1998 adalah catatan yang sangat melambungkan Kampus sebagai masyarakat ilmiah yang memicu dan penggebrak perubahan bagi negeri ini. Maka, setelah itu bermunculanlah rasa dan anggapan serta pujian bahwa mahasiswa adalah sebuah kekuatan yang sangat dibutuhkan dalam meujudkan kehidupan rakyat yang damai dan sejahtera dalam segala lini kegidupan.
BACA SELENGKAPNYA

Maklumat Kebahasaan

Oleh Irman Syah

SETELAH menyimak bahasa dan prilaku dalam keseharian hidup manusia Indonesia yang begitu rapi membahasakan kepentingan melalui kemasan dan mengatas-namakan kehidupan yang lebih baik bagi rakyatnya, maka banyak hal yang dengan begitu saja hilang dalam diri. Akar dan nilai kebudayaan tidak lagi muncul mengedepan. Masing-masing kubu telah menuturkan hal-hal penting atas nama kebutuhan, keinginan, dan kedamaian bagi rakyatnya. Dan ini dibahasakan pula dengan verbal dan dijelas-jelaskan. Padahal, keperluannya cuma satu, tak lain: tampuk kekuasaan.
BACA SELENGKAPNYA

Pertunjukan Puisi Sastri Bakry, "Bulan Sendiri di Kerajaan Langit dan Bumi"


 
Semesta Puisi Menubuhkan Alam

Jakarta, (25/5) Rohmantik: Pertunjukan Puisi Sastri Bakry, ‘Bulan Sendiri di Kerajaan Langit dan Bumi’ digelar Senin, 2 Juni (19.45 WIB) di Tetater Kecil Taman Ismail Marzuki. Panggung ini menampilkan 20 puisi terpilih yang diambil dari buku ‘Sastra Sastri dalam Puisi’ dan melibatkan lebih kurang 40 orang pendukung pagelaran 
BACA SELENGKAPNYA

Semesta Puisi yang Menubuhkan Alam


Pertujukan Puisi Sastri Bakry:
  ‘BULAN SENDIRI DI KERAJAAN LANGIT DAN BUMI'
Oleh Irman Syah

Ketika puisi diungkapkan komunikasi yang terlahir akan memunculkan  daya pikat, menarik, disenangi dan mampu menghadirkan butir-butir pencerahan  hati penontonnya. Dengan begitu, pandangan dunia yang diimpikan penyair akan menjadi horison harapan pula bagi pendengarnya: ya, sesuatu yang saling selam-menyelam lewat momen puitik, bahasa kesenian yang mempertemukan ruas dengan buku.
BACA SELENGKAPNYA

Tentang Peristiwa dan Kebiasaan Berdusta

Oleh Irman Syah

Dalam benturan dan kecamuk massa yang masih dibebani persoalan kehidupan mereka sehari-hari, peristiwa besar ini pun datang mengunjungi mereka. Sebuah peristiwa besar yang sesungguhnya mesti dan mampu dijadikan patokan demi jalannya gerak pemerintahan di Negara Indonesia. Tentu saja agar bisa berjalan lebih baik serta mampu untuk mengakar pada kepentingan kehidupan masyarakat yang kini tengah terpecah belah oleh kesenjangan ekonomi yang kian menggila.
BACA SELENGKAPNYA

Pemimpin, "Jangan Mimpi Deh.."

Oleh Irman Syah

Jangan mimpi deh. Hidup ini nyata. Kepura-puraan tak cuma membuat diri sendiri yang teraniaya tapi akan banyak orang yang kena oleh imbasnya. Untuk itu, perlu pikiran jernih, apa dan hal prinsip apa pula sesungguhnya yang ada dalam dirimu. Koordinat atau angka dan label serta organ apa yang memaksamu untuk ikut terlibat di dalamnya. Tak ada yang lebih sempurna dari apa yang sesungguhnya disebut dengan kata  sederhana.
BACA SELENGKAPNYA

Sampah Segala Bidang

Oleh Irman Syah

Perkembangan kemajuan negeri sangatlah pesat dan terlihat dari segala lini kehidupan. Negeri ini berusaha untuk mensejajarkan dirinya dengan negara-negara lain di dunia. Kenyataan ini terbukti dari usaha yang telah dilakukan. Transportasi, telekomunikasi, dan kecanggihan lainnya dalam bidang usaha serta ekonomi menjadi mengemuka dan muncul mengedepan. Semua itu menjadi angan semua orang dan mereka berusaha keras pula untuk mengikutinya
BACA SELENGKAPNYA

Ketika Kata Sudah Tidak Dipercaya


(Foto: Karya Eimond Esya)
Oleh Irman Syah

Ketika kata sudah tidak dipercaya, kehancuran datang membabi buta. Begitulah, amsal yang patut dan tepat untuk diperhatikan bagi segenap kehidupan. Sebagaimana Chairil Anwar mentasbihkannya dalam karya-karyanya dan mengungkapkan sikap hidup kepenulisannya dalam esai-esai yang tidak seberapa jumlahnya: Kata adalah kebenaran.
BACA SELENGKAPNYA

Yang Tercecer dan Ditinggalkan

Oleh Irman Syah

Apalah yang hendak dikata bila kata-kata itu berganti warna oleh kepentingan tertentu di negeri ini. Apalagi label, akronim dan istilah yang dilumuri angka-angka memarakkannya. Semua menari dan melambai-lambai dalam kerlap-kerlip kota. Andai tak dicermati tentu saja akan menjadi hal biasa, tapi bila sedikit saja ada perhatian atau sekedar mengedipkan mata, maka jelaslah akan kelihatan,  dan tahulah kita bahwa telah banyak yang tertinggal dan tercecer dari bahasa yang bergerak kemudian meninggalkan kita ke arah yang tak terkemasi lagi di bumi tercinta.
BACA SELENGKAPNYA